4 Skill yang Diuji di IELTS (Nomor 3 Sering Diremehin!)


Kamu mau ambil IELTS? Jangan cuma belajar grammar!
IELTS menguji 4 skill bahasa Inggris yang harus seimbang.
Yuk kenalan sama semuanya 👇”


Skill 1 – Listening:

  • Total 40 soal, durasi sekitar 30 menit
  • Dibagi jadi 4 bagian, makin lama makin sulit
  • Ada percakapan sehari-hari, monolog, sampai diskusi akademik
  • Tantangannya: fokus dengerin tanpa bisa ulang banyak kali
  • Tips: Biasakan diri dengar berbagai aksen (British, Australian, American)

Skill 2 – Reading:

  • Ada 3 teks panjang, waktu 60 menit
  • Bentuk soal: True/False/Not Given, Matching, Fill in the Blank
  • Tes ini bukan sekadar “baca”, tapi cari info dengan cepat
  • Tantangannya: waktu terbatas → harus pakai teknik scanning & skimming
  • Tips: Latihan cari keyword & baca cepat tiap hari

Skill 3 – Writing (Bagian yang Paling Diremehin!)

  • Task 1: Menjelaskan grafik, tabel, diagram, atau proses
  • Task 2: Menulis esai argumentatif ±250 kata
  • Banyak peserta santai di writing → hasilnya skor paling rendah
  • Tantangan: harus paham struktur esai & pakai kosakata formal
  • Tips: Biasakan nulis 2–3 esai per minggu + minta koreksi dari guru/teman

Skill 4 – Speaking:

  • Wawancara 11–14 menit dengan examiner
  • Part 1: Tanya jawab santai tentang diri kamu
  • Part 2: Kamu dapat kartu topik → ngomong 2 menit nonstop
  • Part 3: Diskusi mendalam tentang topik yang lebih kompleks
  • Tantangan: grogi & takut grammar salah → bikin ngomong terbata-bata
  • Tips: Latihan ngobrol setiap hari, record suara & evaluasi

Kenapa Semua Skill Penting:

  • IELTS memberi skor 0–9 untuk tiap skill
  • Skor akhir = rata-rata dari keempatnya
  • Jadi kalau satu skill rendah, rata-rata ikut turun

Kesalahan yang Sering Terjadi:

  • Fokus di Listening & Reading karena terasa gampang
  • Mengabaikan Writing & Speaking karena “malas nulis/malu ngomong”
  • Hasilnya? Skor rata-rata mentok di bawah target

Strategi Latihan Ideal:

  • Latihan 4 skill secara bergantian setiap minggu
  • Listening & Reading bisa tiap hari 30 menit
  • Writing minimal 2x seminggu
  • Speaking latihan bareng teman atau rekam suara sendiri

Penutup:
Kalau kamu seimbang latih 4 skill ini, peluang dapat skor tinggi jauh lebih besar.
Ingat, IELTS bukan cuma tes hafalan — ini tes kemampuan komunikasi!

Biar latihanmu lebih terarah, di Leiden kamu bisa dapet pre-test, feedback writing & speaking, plus latihan rutin untuk semua skill. Jadi belajarnya nggak kebingungan sendiri 💡”